Fase Penerapan Pupuk BioP 2000Z Untuk Budidaya Jagung

Umur – 7
– Pengolahan lahan
– Tanah dicangkul/dibajak sedalam 15-20 cm, kemudian digaru agar tanah menjadi rata. Kemudian dibuat barisan tanaman selebar 60 cm.
– Pemberian pupuk kandang
– Dosis 5 – 10 ton (sebaiknya pupuk kandang ayam)
– 2 – Aplikasi Bio P untuk tanah
– Dengan cara disemprot kombinasi ppk kandang jika ada, dosis 1,5 l/Ha

Umur 0 – Penanaman
– Jarak tanam 100 x 40-50 cm, (berumur dalam), 75 x 20 – 50 cm, (berumur sedang), 50 x 20-25 cm, (berumur genjah). Benih direndam dulu dengan Redomil 5 gr/kg benih
– Pemberian pupuk dasar
– Jumlah pemupukan yang diberikan urea 1/3 dosis, SP-36 dan KCl semuanya

Norma keb. Pupuk Standar
Urea = 300-400 kg/ha
TSP = 100 kg/ha
KCl = 50 kg/ha
– Total pemupukan untuk jagung Dosis Urea = 300 kg, SP-36 = 100 kg, KCl = 50 kg (hybrida); Urea = 250 kg, SP-36 = 75-100 kg, KCl = 50 kg (non hybrida).

Umur 7-10
Penyulaman – Sulam tanaman yang mati atau tidak tumbuh

Umur 10 -14
Aplikasi Bio P (1) dan PHPT
– Pemberian pada pucuk tumbuh dosis rendah (0.5 l/ha). Waspadai serangan lalat pucuk, belalang, dan ulat

Umur 14
Penyiangan & pembumbunan
– Pemberantasan gulma pada lahan pertanaman jagung

Umur 17
Penjarangan tanaman
– Caranya dengan memotong batang tanaman dengan gunting atau pisau tajam

Umur 23
Aplikasi Bio P (2) dan PHPT
– Semprot BioP2000Z ke seluruh bagian tanaman (Waspadai thd penyakit bulai).

Umur 28
Pemupukan susulan pertama Dan Penyemprotan Bio P (3)
– Pemupukan dengan urea, untuk hybrida 1/3 dosis sedangkan non hybrida 2/3 dosis

Umur 30
Aplikasi Bio P (4) dan PHPT
– Semprot di semua bagian, Waspada serangan penyakit bulai

Umur 35
Pemupukan susulan kedua
– Pemupukan dengan urea, untuk hybrida 1/3 dosis sedangkan non hybrida tidak diberikan

Umur 40
Penyiangan & pembumbunan
Aplikasi Bio P 2000 Z (jika perlu).
– Pemberantasan gulma pada lahan pertanaman jagung, Penyemprotan utamakan sekitar akar dan pucuk tanaman.

Umur 45
PHPT (Preventif)
– Waspada serangan penyakit bulai, karat daun, hawar daun, ulat grayak, penggerek batang, penyemprotan pada rambut jagung

Umur 55
Aplikasi PHT preventif campur Bio P dosis rendah
– Waspada ulat tongkol (penyemprotan utamakan sekitar tongkol).

Umur 70
Aplikasi PHT campur Bio P dosis rendah (jika perlu)
– Pada perakaran dan tongkol, Waspada ulat tongkol.

Umur 80-105
PANEN dengan PENINGKATAN PRODUKSI
RATA-RATA 8 – 11,5 ton/ha
Potensi : 13-18 ton/ha
– Jangan sampai telat panen, karena akan mempengaruhi kualitas dan harga. Ciri-ciri : biji jagung sudah tampak keras, bernas dan mengkilap. Batang, daun dan kelobot buah berubah warna menjadi kuning

Catatan : Pada pemakaian Bio P 2000 Z secara tepat dan berulang dapat mengurangi pemakaian pupuk kimia 30 – 50 %.
Kebutuhan Bio P 2000 Z untuk jagung berkisar 3 – 5 liter/ha sesuai kesuburan tanah dan rutinitas aplikasi.

Phone
Whatsapp